Judul : Pendidikan Islam Dan Madrasah Hasan Al-Banna (At-Tarbiyatulislamiyah Wamadrasatu Hasan Al-Banna)

Halaman: 101,pdf.

Buku ini didahului oleh kesadaran Imam Hasan Al-Banna tentang pentingnya kehidupan di bawah Khilafah al Islamiyah. Ketika Khilafah sebagai naungan tertinggi masyarakat Islam hancur berkeping-keping maka ummat Islam terpecah belah dalam negara-negara dengan skala kecil.

Seketika itu juga, kaum muslimin dipaksa hidup dalam penjajahan dan penyembahan selain Allah. Negara-negara eropa saling berebut untuk menjajah negeri muslim bahkan Belanda sebuah negara kecil bisa menduduki indonesia yang kaya dengan sumber daya alamnya. Keterpurukan kaum muslim layakny kehidupan jahiliah di masa Islam belum datang, hukum-hukum penjajah menjadi hukum posistif hingga saat ini.

Syariat Islam sebagai satu-satunya hukum positif yang diridloi Allah pun mulai ditinggalkan, bahkan tak sedikit dari genarasi kaum muslimin yang telah tercuci oraknya oleh penjajah menjadi penentang paling wahid dalam penerpan syariat islam.

Imam Hasan Al-Banna, pendiri gerakan Ikhwanul Muslimin, mulai menyadari keterpurukan ummat dengan tiadanya negara Khilafah membuat sebuah gerakan untuk mengembalikannya. Salah satu cara yang termasyhur adalah dengan pendidikan kepribadian islam. Mendidik ummat untuk berpegang eguh terhadap akidah islam dan menunjukkan kemuliaan kepribadiann Islam.

Kitab ini meskipun tidak secara terperinci telah memberikan kejelasan bagaimana membangun pendidikan ummad dan meraih keberhasilan. Diawali dengan penguatan tauhid dan akidah.  Islam sebagai agama yang sempurna dan lengkap telah mengajakrkan berbagai bidang mulai aspek akal, akhlak, politik, jihad, jasmani dan kemasyarakatan.

Untuk lebih lengkapnya silahkan download kitab ini.

DOWNLOAD